Kesetaraan D4 dan S1


Berikut beberapa kutipan dari Forum Direktur Politeknik Negeri mengenai D4, semoga bermanfaat.

Oleh: Forum Direktur Politeknik Negeri

Jakarta, 31 Oktober 2008

 

Salah satu bagian dari UU No:20/2003 perihal SISDIKNAS menyebutkan bahwa proses pendidikan dapat dilakukan secara formal, nonformal maupun informal. Pendidikan formal dilakukan terstruktur, berjenjang  yang didalamnya terdapat juga unsur pelatihan untuk mendapatkan ketrampilan, serta ditandai kelulusannya dengan ijazah serta gelar/sebutan yang mengimajinasi bahwa yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikan formal pada jenjang tertentu. Sedangkan nonformal adalah  berupa  pelatihan – pelatihan diluar pendidikan formal guna mendapatkan ketrampilan untuk melengkapi proses pendidikan formal.  Selanjutnya proses pendidikan informal dapat dilakukan lebih fleksibel dilingkungan keluarga. 

Berdasarkan UU no:20/2003 tentang SISDIKNAS,  sesuai dengan sebutannya, yakni Pendidikan Tinggi Vokasi, maka perbedaannya yang utama dengan Pendidikan Tinggi Akademik adalah pada Pendidikan Tinggi Vokasi jumlah jam-jam pelatihan yang harus diselesaikan adalah lebih banyak. Pendidikan Tinggi D4 Politeknik (Sarjana Sains Terapan) adalah Program Sarjana yang dilaksanakan di lingkungan Pendidikan Tinggi Politeknik. Dengan demikian dalam proses pendidikannya, Program Sarjana Sains Terapan D4 Politeknik ini harus menyediakan perangkat kurikulum yang mengakomodasi jam pelatihan lebih besar dibandingkan Program Sarjana yang dari jalur Pendidikan Tinggi Akademik. 

Sebagaimana telah disebutkan diatas bahwa salah satu ciri Pendidikan Tinggi formal adalah dianugerahkannya gelar/sebutan didepan atau dibelakang nama yang bersangkutan sesuai dengan jenjang program Pendidikan Tinggi formal yang telah diselesaikannya. Gelar/sebutan tersebut haruslah mengimajinasi sebagai gelar pendidikan formal yang mempunyai kesetaraan di dunia pendidikan Internasional, utamanya untuk gelar kesarjanaan. Hal ini penting sebagai pengakuan administratif saat yang bersangkutan akan bergabung dengan dunia usaha dan dunia industri atau pada saat yang bersangkutan ingin melanjutkan studi di dalam negeri atau keluar negeri.

 

Dibawah ini adalah beberapa regulasi pemerintah yang telah mengatur keberadaan program Sarjana Sains Terapan D4 Politeknik, serta Program Sarjana dari jalur Akademik:

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 234/U/2000 TENTANG PEDOMAN PENDIRIAN PERGURUAN TINGGI.

 Pasal 1 ayat 16.  Program Diploma IV selanjutnya disebut Program D IV adalah     jenjang pendidikan profesional yang mempunyai beban studi minimal     144 satuan kredit semester (sks) dan maksimal 160 sks dengan     kurikulum 8 semester dan lama program antara 8 sampai 14 semester     setelah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.  

Pasal 1 ayat 17. Program Sarjana selanjutnya disebut Program S1 adalah jenjang     pendidikan akademik yang mempunyai beban studi antara minimal     144 satuan kredit semester(sks) dan maksimal 160 sks dengan     kurikulum 8 semester dan lama program antara 8 sampai 14 semester     setelah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. 


Langsung pada kesimpulan

1.      Kualitas pendidikan teknik di beberapa Politeknik dengan program D4 yang mendidik menjadi seorang Sarjana Sains Terapan, sudah bisa mempunyai kualitas yang sejajar dengan pendidikan sarjana teknik yang ada di Universitas maupun Institut.

2.      Berdasarkan KEPMENDIKNAS 234/U/2000, KEPMENDIKAS 232/U/2000 serta PP 60 tahun 1999, menjelaskan bahwa, lulusan S1 dan D4 mempunyai beban studi yang sama yakni 144 SKS, serta mempunyai beban tanggung jawab yang sama di dunia kerja.

3.      Ciri Pendidikan Tinggi formal adalah dianugerahkannya gelar/sebutan didepan atau dibelakang nama yang bersangkutan sesuai dengan jenjang program Pendidikan Tinggi formal yang telah diselesaikannya. Gelar/sebutan tersebut haruslah mengimajinasi sebagai gelar pendidikan formal yang mempunyai kesetaraan di dunia pendidikan Internasional, utamanya untuk gelar kesarjanaan. Hal ini penting sebagai pengakuan administratif saat yang bersangkutan akan bergabung dengan dunia usaha dan dunia industri atau pada saat yang bersangkutan ingin melanjutkan studi di dalam negeri atau keluar negeri.

4.      Kerjasama Internasional yang sudah dilakukan beberapa Politeknik adalah atas dasar pengembangan pendidikan Sarjana (Bachelor).

5.      Gelar Sarjana Sains Terapan (SST) untuk para lulusan D4 Politeknik seperti yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah No:60 Tahun 1999 Pasal 22 ayat 3 adalah sudah benar adanya. Gelar ini sama dengan gelar Bachelor of Applied Science untuk lulusan University of Applied Science di negara-negara maju seperti yang sudah disebut diatas.

Posted in Berita. Tags: , . 33 Comments »

33 Responses to “Kesetaraan D4 dan S1”

  1. eka syandra Says:

    sy lulusan pip semarang th 2005,yg sy tnykn dimana kita mau lanjutin s1 n caranya gmn?

  2. munawir Says:

    tapi kami dengar gelar D4 tersiar isu akhir2 ini mau diganti ya menjadi AU (ahli utama)?

    saya ini mahasiswa D4 politeknik

  3. astri kusuma Says:

    Saya lulusan D4 Elins EEPIS th 2007,Pada pendaftaran CPNS 2009-2010 saat ini BKD Surabaya tidak menerima lulusan D4 karena info dari dosen ITS sendiri yang mengatakan SKSnya berbeda dengan S1 sehingga tidak menerima walaupun sudah ada SK.Bagaimana ini kenapa tidak konsisten dan mempersulit kami yang lulusan D4?tolong bantuannya.terima kasih

  4. astri kusuma Says:

    ini alamat email saya yang benar

  5. astri kusuma Says:

    tolong ITS sebagai panitia penerima CPNS bisa membantu kami lulusan D4 u/ dapat ditrima tahun ini, terima kasih

  6. A5 Says:

    @astri
    beberapa hari lalu saya tanyakan hal itu ke panitia pemprov sendiri lewat telepon. Beliau bilang akan mengakui kesetaraan dan akresitasi dengan syarat menyertakan undang2 dan SK akreditasi yang ada dengan legalisir dari jurusan. Saya lulusan dari IT-PENS 2009.
    Semoga bisa membantu…

  7. Ubaidillah Says:

    dPEMKAB Gresik juga tidak mengakui kesetaraan D4 = S1.

  8. beni Says:

    kalau d4 tidak diakui oleh instansi pemerintah,bagaimana nasib lulusan d4 nanti?saya sendiri merupakan mahasiswa politeknik jalur d4.

  9. Adhy Says:

    Saya mahasiswa d4 polyteknik.
    Saya harap dgn biaya yg terbilang mahal d banding univ. Akademik lain mohon d perjuangkan nasib d4 polyteknik kdepannya. Trims.

  10. Ananda Says:

    Saya Mahasiswa D4 ELEKTRONIKA INDUSTRI Politeknik Negeri Padang…
    Apakah program ODP di bank-bank indonesia ini bisa menerima Lulusan D4 atau hanya untuk S1 saja??
    thank’s

  11. curhat Says:

    nganjuk tidak mengakui jg ql D4=S1 mohon bantuannya…

  12. danu ardhiarso Says:

    kalau ambil s2 di surabaya ada yang terima lulusan d4 gak ya?? susah banget cari kampus yang mau nerima…….

  13. agung Says:

    saya merupakan alumni D4 salah 1 poltek negeri. kalo dilihat2,,emang kalo kita (warga D4) ingin berkarir di PNS (baik di pemkot/pemprov/Departemen sekalipun), banyak mengalami kesulitan. kesulitannya dimana? seringkali pihak pemerintah daerah/pusat/departemen itu membedakan posisi / jabatan yg ditawarkan itu berbeda antara D4 & S1. misalkan ada jabatan analisis laporan keuangan, yg dibutuhkan adalah ijasah S1 Ekonomi – AKuntansi, tapi D4 Akuntansi sendiri tidak lolos verifikasi surat lamaran(saya sudah sering membuktikan). sedangkan posisi yg tersedia untuk D4 sangat sedikit sekali (atau bahkan tidak ada!). itulah mengapa posisi D4 sangat lemah jika kita bersaing di jalur PNS. tapiiii,,sebaliknya klo untuk sektor swasta, kita telah menang 1 langkah dari S1. banyak pihak swasta sekarang yg “aware” dgn lulusan D4 karena sudah siap pakai (beda dgn S1 yg rata2 harus pake training dulu -> itu kata mantan HRD saya dulu). so,,jangan berkecil hati ya temen2…. tetep semangattt….

  14. SaRi Says:

    saya berencana masuk ke poltek. saya ingin mengambil yang D4. bisa lanjut ke S2 atau tidak??? terus apa lulusan poltek itu bagus???

    mohon jawabannya supaya saya bisa menimbang2 kembali. terima kasih🙂

  15. yani Says:

    saya lulusan d4 poltekkes depkes semarang…
    ingin melanjutkan ke S2 di ugm… tp menurut informasi nggak bisa y…
    knp begitu y… trimakasih…

  16. ria Says:

    saya lulusan d4 poltekkes depkes semarang…
    ingin melanjutkan ke S2 di ugm… tp menurut informasi tidak bisa, harus S1…
    bukankah D4 sdh disetarakan dg S1 ? kenapa bisa tdk diakui kesetaraan nya y…

    trimakasih…

  17. MIRA Says:

    saya mahasiswa d4..
    mau tanya univ. apa saja yg menerima s2 dari d4?
    apa lulusan d4 bs berpeluang mendapat beasiswa s2 ke luar negeri?
    mohon balasannya!

  18. anjang Says:

    saya mahasiswi poltekkes jkt 2 gizi d4,
    mnrt dosen saya, lanjutan d4 itu hanya bisa ke luar negeri. apa betul??krn percuma kalo d4 trs lanjut s1 lagi,dan di indonesia blm ada lanjutan d4 gizi..
    mohon infonya..
    bila ada univ yg terima, univ apa yah..mkshhh

  19. ika Says:

    mana ni dikti tanggung jawab,,,

  20. curhat Says:

    saya itu bingung dengan pendidikan di indonesia, saya lulusan D4 di jakarta, tp setiap saya mau melamar pekerjaan PNS, knp selalu tidak bisa? alasan dr yg punya hajat, ijazah anda tidak memenuhi kualifikasi pendidikan, mereka lebih mendominasi lulusan S1, bagamana ini? padahal formasi itu membuka lowongan tersebut,
    kenapa seh harus ada perbedaan lulusan D4 dan S1, padahal lulusan D4 sendiri jauh lebih berkompeten dari lulusan S1, bukti nya juga sudah banyak, so kenapa masih di bedakan?
    klo di bedakan seperti ini, sama saja membunuh HAM untuk memperolah pekerjaan dong? mohon di tanggapi secara serius?
    terima kasih..

  21. yudita Says:

    Saya mahasiswi D4 politeknik jakarta, yg saya dengar UGM tidak menerima D4 untuk melanjutkan ke S2. Kalau untuk sekarang, apa masih blm bisa? Saya ingin tahu apa alasan yg jelas dari universitas yg tidak menerima lulusan dari D4.Mohon Jawabannya, terima kasih.

  22. alumni D4 IT EEPIS-ITS Says:

    sedikit masukan ya…menurut pengalaman yang sudah lulus nih…susah banget mencari pekerjaan dengan mengandalkan ijazah D4…walaupun sudah disertakan “embel2″ surat keputusan menteri yang menyatakan bahwa D4 setara dengan S1 tetapi tetap tdk diperdulikan oleh beberapa instansi pemerintah dan negara..BUMN, pada penerimaan CPNS dan TNI/POLRI…D4 hanya “laku” di perusahaan swasta…klo pun bisa masuk negeri pasti ada relasi khusus “pribadi tersebut”…klo modal polosan untuk mendaftar itu semua pasti “ditolak mentah-mentah”…nah sekarang saya menaruh harapan yang besar kepada DIKTI dan menteri pendidikan untuk menekan betapa pentingnya status “D4 SETARA DENGAN S1″ ..jangan hanya promosi di bidang pendidikan tpi juga haru di berbagai instansi pemerintah tersebut…jadi bagi lulusan atau yg masih kuliah D4 jangan patah semangat…segera bantu promosikan bahkan menekankan ke pihak DIKTI..pesan saya ini…salam^^

  23. D4 Desain Manufaktur PPNS Says:

    Ngapain jadi pegawai negeri di Indo kalo gaji nya cuman cukup buat makan, Mending masuk swasta yg gajinya lebih buat beli mobil-mobilan kan.

  24. endi Says:

    dosen saya pernah cerita, pak menteri pendidikan sekarang pak muhamad nuh dulu pernah belajar tentang sistem pendidikan politeknik sama dosen saya. dan hasilnya sekarang sudah muncul beberapa iklan promosi politeknik dan sudah menyetarakan D4=s1. semua butuh proses brother.
    saya mahasiswa D4 Telekomunikasi POLINES.

  25. D4 Pens Says:

    Setelah saya baca koment2 yang ada diatas ternyata semua alumni d4 ngebet banget sih jadi PNS, sehingga sangat2 mempersoalkan kesetaraan S1=D4.. padahal Perusahaan BUMN seperti PLN dan yg terakhir PERTAMINA sudah mau mulai terbuka dengan alumni D4..🙂 tapi Klo Perusahaan SWASTA.. alumni D4 is no.1….

    Tapi Klo menurutq jadi PENGUSAHA lebih enjoy mas2.. mbak2.. kan kita ud diajarkan ilmu teori dan praktek… Tinggal Keberanian aja yang memutuskan..

    Salam Alumni D4…

  26. Aan Says:

    Baca dari komen2 di atas, jujur Saya kok jadi ragu ya lanjut ke D4. .

    • admin Says:

      Saat ini sudah banyak perusahaan besar yang sudah mengakui D4 dan menerimanya, mayoritas yang belum mengakui justru di pemerintahan sendiri. Usaha sosialisasi terus dilakukan oleh PENS sendiri dan dibantu oleh Alumni PENS. Apalagi saat ini sudah ada Pasca Sarjana PENS yang dijadikan sebagai pilot project oleh DIKTI. Sehingga beberapa waktu ke depan keberadaan D4 akan diakui oleh semua pihak.

      • kiki Says:

        saya merasakan sendiri kawan..di instansi pemerintah malah jauh lebih sulit untuk diakui para lulusan d4..
        malah di swasta lulusan qt diperhatikan..
        ikut ODP bank BUMN saja sudah kembang kempis..
        saya alumni d4 elektronika


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: